Kegiatan Studi Ekskursi mahasiswa DIV PS-TOLI 2017

Studi ekskursi (Studek) merupakan salah satu program kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan dengan mengunjungi industri. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan mahasiswa dengan kondisi kerja di lapangan dan teknologi terbaru yang ada di industri. Sebanyak 23 mahasiswa DIV PS-TOLI yang didampingi oleh dosen pembimbing Bapak Wisnu Hendri Mulyadi, S.T.,M.T, mengunjungi tiga industri bidang ketegalistrikan, yaitu: (1) Badan Tenaga Nuklir Nasional, (2) PT Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant, dan (3) PT PLN (Persero) APD Bali. Selain mengunjungi industri, mahasiswa juga melakukan rekreasi ke beberapa tempat wisata untuk refreshing. Studek dilaksanakan pada tanggal 31 Januari sampai 05 Februari 2017.

Kunjungan pertama mahasiswa adalah ke Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Serpong Tanggerang. Selama berada di BATAN, mahasiawa melihat Reaktor Nuklir G.A Siwabessy dan Pusat Keselamatan Reaktor Nuklir. Staf BATAN menjelaskan tentang cara kerja Reaktor nuklir, teknologi yang digunakan pada reaktor nuklir, simulator reaktor nuklir untuk daya dan neutron, pemanfaatan nuklir, dan sistem kontrol reaktor nuklir. Beliau juga memberikan informasi bahwa nuklir tidak perlu ditakuti. Selama nuklir tersebut selalu dipantau dan dikontrol dengan baik maka nuklir justru bermanfaat untuk manusia.

Kunjungan kedua  mahasiswa adalah ke PT Holcim Indonesia Tbk Tuban Plant. Mahasiswa melihat langsung penerapan K3 pada karyawan PT Holcim sekaligus diberi penjelasan tentang prinsip K3 dan mengapa harus menerapkan K3 selama bekerja. Selain itu, mahasiswa diberikan penjelasan tentang sistem distribusi listrik, sistem kontrol (DSC) dan diajak berkeliling pabrik (Factory Plant Tour) untuk melihat bermacam-macam produk Holcim. Dari kunjungan ke Holcim Tuban Plant dapat disimpulkan bahwa keselamatan merupakan hal yang utama dalam pekerjaan dan patuhi semua peraturan keselamatan. Selalu pakai baju safety dan perangkat keamanan lainnya untuk bekerja.

Kunjungan ketiga mahasiswa adalah ke PT PLN (Persero) APD Bali. Mahasiswa melihat presentasi tentang pendistribusian tenaga listrik di Bali melalui jalur kabel laut PJB dan pembangkit listrik di Bali. Selain itu, mahasiswa diberi penjelasan tentang SCADA untuk pendistribusian tenaga listrik. Diakhir sesi, mahasiswa diajak berkunjung ke laboratorium SCADA sebagai tempat pelatihan dan magang PLN. Laboratorium ini mempunyai simulator yang hampir sama dengan pendistribusian listrik yang real dengan skala kecil.